Data Museum
Museum Dr. Soetomo
Jl. Bubutan No. 85-87Museum Dr. Soetomo merupakan museum khusus yang diresmikan pada 29 November 2017. Dr. Soetomo merupakan pendiri Boedi Oetomo dan salah satu figur berpengaruh pada masa pergerakan kemerdekaan Indonesia. Museum ini berada di kompleks Gedung Nasional Indonesia (GNI). GNI merupakan tempat pembentukan Komisi Nasional Indonesia (KNI) dan Badan Keamanan Rakyat (BKR), serta salah satu tempat terjadinya peristiwa 10 November 1945.
Museum Mandar Majene
Jl. Raden SuradiMuseum Mandar Majene merupakan museum yang didirikan berdasarkan keputusan Seminar Kebudayaan I pada 2 Agustus 1984. Pada awalnya museum ini dikelola oleh yayasan atau swasta yang kemudian dialihkan menjadi Museum Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Majene berdasarkan keputusan Bupati kdh TK II Majene pada tahun 1989. Museum ini berada di bawah kepemilikan Pemerintah Kabupaten Mandar dan dikelola oleh UPTD Museum Mandar.
Museum Pendidikan
Kawasan Malang International Education Park (MIEP)Museum pendidikan Kota Malang merupakan museum khusus yang didirikan pada tahun 2010. Museum ini terletak di kawasan Malang International Education Park (MIEP) Tlogowaru, Malang. Koleksi yang ditampilkan di museum ini terdiri alat-alat pendukung terselenggaranya pendidikan, serta seni dan kebudayaan Indonesia. Alat-alat pendidikan yang ditampilkan mulai dari yang tradisional hingga modern seperti sabak dan grip, daun lontar, buku-buku kuno, pulpen, mesin tik, dan komputer. Koleksi lainnya seperti bangku sekolah, sepeda angin, sepeda kuno, dan tas para pengajar. Selain koleksi pendidikan, ditampilkan pula pakaian adat daerah di Indonesia seperti dari Jawa, Aceh, dan lainnya. Ada juga pakaian dinas yang dipakai oleh guru dari masa ke masa, jenis permainan tradisional, uang-uang kuno dan foto-foto para pahlawan Indonesia. Museum pendidikan Kota Malang berada di bawah kepemilikan dan pengelolaan Dinas Pendidikan Kota Malang.
Museum Batiwakkal
Jl. Kuran IIIMuseum Batiwakkal adalah museum yang didirikan atas prakarsa Aji Putri Nurhayati, Aji Putri Nural Aini dan Aji Putri Kannik Berau Sanipah Binti Sultan Achmad Maulana Muhammad Chalipatullah Jalaluddin serta Aji Iskandar Ayoeb bin Muhammad Ayoeb. Museum ini kemudian diresmikan pada 16 September 1992 dan diberi nama Museum Batiwakkal.
Museum Tionghoa
Bagan Punak PesisirMuseum Tionghoa merupakan museum khusus yang menyimpan benda-benda antik dan juga benda unik buatan tangan dari kaum etnis Tionghoa di Bagansiapiapi
Museum Badau
Jl. BadauMuseum Badau merupakan museum yang memamerkan koleksi peninggalan Kerajaan Badau. Sejak abad ke-15 di Belitung telah berdiri sebuah kerajaan yaitu Kerajaan Badau dengan Datuk Dalung Moyang Gersik sebagai raja pertama. Pusat pemerintahannya di sekitar daerah yang sekarang ini dikenal dengan daerah Pelulusan. Wilayah kekuasaaannya meliputi daerah Badau, Ibul, Bange, Bentaian, Simpang Tiga, bahkan jauh sampai ke daerah Buding, Manggar, dan Gantung. Saat ini penerus kerajaan dipegang oleh seorang ahli waris yaitu Johar Djuki. Johar Djuki merupakan pewaris Kerajaan Badau generasi ke-10. Beberapa peninggalan sejarah yang menunjukkan sisa-sisa Kerajaan Badau dapat ditemui dan dilihat di Museum Badau. Museum ini didirikan pada tahun 1989 oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung untuk menjaga dan melestarikan sejarah peninggalan Kerajaan Badau