MATA TOMBAK (U)

museum cakraningrat

Deskripsi

Mata tombak Madura pada gambar tersebut memiliki bentuk memanjang dan ramping dengan ujung yang meruncing tajam, mencerminkan fungsi utamanya sebagai senjata tikam. Permukaan bilah terlihat berwarna gelap kehitaman dengan tekstur yang menunjukkan bekas tempa tradisional, serta terdapat guratan atau pamor halus yang menambah nilai estetika sekaligus menandakan proses pembuatannya yang khas. Bagian pangkal bilah tampak lebih tebal dan kokoh untuk menopang kekuatan saat digunakan, sementara keseluruhan tampilannya sederhana namun berkarakter kuat, mencerminkan perpaduan antara fungsi praktis dan nilai seni dalam budaya Madura.

Sejarah

Mata tombak Madura merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat Madura yang telah ada sejak masa kerajaan-kerajaan tradisional di Nusantara, di mana tombak digunakan sebagai senjata perang sekaligus simbol status sosial dan keberanian. Dalam perkembangannya, pembuatan tombak dilakukan oleh empu atau pandai besi dengan teknik tempa tradisional yang diwariskan turun-temurun, sering kali disertai nilai spiritual dan kepercayaan tertentu. Selain sebagai alat pertahanan diri, tombak juga memiliki fungsi seremonial dalam upacara adat, sehingga keberadaannya tidak hanya bernilai historis, tetapi juga mengandung makna budaya yang kuat dalam kehidupan masyarakat Madura.

Nomor inventarisasi :

081/CA/BKL/2026

Nomor Registrasi :

030.21/002/MUS/BKL/2

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

Cagar Budaya - Benda

Klasifikasi :

Historika

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi

Cara Perolehan:

Warisan

Keaslian:

Asli

Nama Museum :

Museum Cakraningrat

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

35.26.K.04.0145

Alamat Museum:

Jl. Soekarno Hatta No.35

Galeri

Testimoni