Mata Tombak (a)

museum cakraningrat

Deskripsi

Benda pada gambar tersebut merupakan mata tombak tradisional dari Pulau Madura yang memiliki bentuk memanjang dengan ujung runcing dan bilah relatif pipih. Permukaannya berwarna gelap dengan tekstur kasar khas hasil tempa manual, serta terlihat garis tepi yang tidak sepenuhnya simetris, menandakan proses pengerjaan tradisional. Pada bagian pangkal bilah terdapat peralihan bentuk yang sedikit melebar sebelum menyempit menjadi tangkai besi panjang sebagai penghubung ke gagang. Terdapat pula lilitan tali dan label kecil yang menempel, menunjukkan bahwa benda ini kemungkinan telah didokumentasikan sebagai koleksi atau artefak budaya.

Sejarah

Mata tombak seperti ini merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat Madura yang sejak dahulu dikenal dengan karakter kuat, berani, dan menjunjung tinggi harga diri. Dalam kehidupan tradisional, tombak digunakan sebagai alat berburu, perlindungan diri, hingga perlengkapan dalam konflik antar kelompok, namun juga memiliki makna simbolis sebagai lambang kehormatan. Proses pembuatannya dilakukan oleh pandai besi lokal dengan teknik tempa yang diwariskan secara turun-temurun, sering kali disertai nilai-nilai spiritual dan kepercayaan tertentu. Seiring waktu, fungsi praktis tombak mulai berkurang, tetapi keberadaannya tetap dipertahankan sebagai benda pusaka dan representasi identitas budaya masyarakat Madura yang sarat sejarah dan nilai kearifan lokal.

Nomor inventarisasi :

087/CA/BKL/2026

Nomor Registrasi :

030.27/002/MUS/BKL/2

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

Cagar Budaya - Benda

Klasifikasi :

Historika

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi

Cara Perolehan:

Warisan

Keaslian:

Asli

Nama Museum :

Museum Cakraningrat

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

35.26.K.04.0145

Alamat Museum:

Jl. Soekarno Hatta No.35

Galeri

Testimoni