Jobong
museum blambangan
Deskripsi
Berbentuk silinder yang kedua ujungnya terbuka dan sedikit melebar, pada sekeliling dinding luar terlihat adanya garis melingkar tipis yang menujukkan bahwa pembuatannya denan menggunakan roda putar pelan.
Sejarah
Pada Majapahit, jobong digunakann sebagai wadah air (bak air) dan juga dipergunakan sebagai dinding sumur. Jobong banyak ditemukan di Trowulan yang diduga sebagai situs Ibu Kota Majapahit. Jobong sangat populer di era Majapahit sekitar abad keempat belas hingga akhir kelima belas. Teknik pembuatan menggunakan roda putar pelan dan tatap landas, tanpa slip.
Nomor inventarisasi :
-
Nomor Registrasi :
15/BWI/2015
Tempat Pembuatan :
Blambangan
Status Cagar Budaya :
Cagar Budaya - Benda
Klasifikasi :
Arkeologika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi
Cara Perolehan:
Hasil Penemuan
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
35.10.U.04.0254
Alamat Museum:
Jl. Jenderal Ahmad Yani No.78, Taman Baru, Banyuwangi, Jawa Timur