Alat Pembuatan Jenang Generasi Pertama dan Kedua
museum jenang dan gusjigang
Deskripsi
Proses pembuatan jenang pada generasi pertama dan kedua dilakukan secara manual dan terbatas, jenang dimasak/ diaduk manual di atas tungku besar berbahan bakar kayu bakar selama 4-5 jam. Peralatannya meliputi : - Wajan/kawah dari baja - Susuk - Lumpang - Alu/penumbuk - Parut kelapa - Pres kelapa - Saringan - Tebok - Kemasan dompet dari anyaman daun pandan Catatan : - Wajan/kawah adalah wadah/tempat untuk memasak jenang, terbuat dari baja berdiameter ± 1 m dan kedalaman ± 0,4 m, adonan bahan baku dimasukkan dalam kawah ini dan diaduk secara manual terus menerus selama ± 5 jam untuk bisa menghasilkan jenang yang berkualitas sesuai standart yang berlaku. - Susuk adalah alat untuk mengaduk jenang ketika dimasak dalam wajan besar kawah. - Lumpang adalah wadah berbentuk bejana terbuat dari batu, untuk menumbuk beras ketan hingga menjadi tepung. - Alu/penumbuk adalah alat penumbuk terbuat dari kayu dengan diameter bagian tengah lebih kecil sebagai pegangan. - Tebok adalah wadah untuk menampi beras, disebut juga tampah, tebok jenang berukuran kecil, sedang sampai besar. Saat generasi pertama mengawali usahanya, alat ini digunakan untuk tempat jenang dengan berat ± 1 kg atau lebih sesuai dengan permintaan pembeli.
Sejarah
-
Nomor inventarisasi :
-
Nomor Registrasi :
-
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
-
Klasifikasi :
-
Kondisi Koleksi :
-
Tanggal Registrasi:
$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi
Cara Perolehan:
-
Keaslian:
-
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
33.19.K.06.0343
Alamat Museum:
Jl. Sunan Muria No. 33 A Kudus