Uang Kertas Rp 100
museum rumah adat nan baanjuang
Deskripsi
Uang ini dicetak pada tahun 1984 dengan nomor seri TQF171813 Pada halaman depan dihiasi dengan gambar burung Goura Victoria, yaitu burung langka spesies endemik yang terdapat di bagian utara Pulau Irian. Nama burung ini diambil dari nama ratu inggris yakni Ratu Victoria Pada halaman belakang terdapat gambar Bendungan Tangga Asahan yang berada di Kabupaten Asahan (Sekarang menjadi Kabupaten Toba Samosir) di Sumatera Utara. Bendungan tersebut dibangun pada 1978 dan resmi beroperasi pada 1982. Pembangunannya dilakukan oleh Jepang, yang saat itu merupakan investor pabrik alumunium PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum). Bendungan ini dibangun dari beton dan berbentuk busur (Concrete Arch), terlihat dari bentuknya yang melengkung. Ini merupakan bendungan busur pertama di Indonesia serta memiliki dimensi cukup besar. Warna dominan merah Uang kertas rupiah pecahan Rp 100 itu sudah ditarik Bank Indonesia dari peredarannya, sejak September 1995.
Sejarah
Uang ini dicetak pada tahun 1984 dengan nomor seri TQF171813 Pada halaman depan dihiasi dengan gambar burung Goura Victoria, yaitu burung langka spesies endemik yang terdapat di bagian utara Pulau Irian. Nama burung ini diambil dari nama ratu inggris yakni Ratu Victoria Pada halaman belakang terdapat gambar Bendungan Tangga Asahan yang berada di Kabupaten Asahan (Sekarang menjadi Kabupaten Toba Samosir) di Sumatera Utara. Bendungan tersebut dibangun pada 1978 dan resmi beroperasi pada 1982. Pembangunannya dilakukan oleh Jepang, yang saat itu merupakan investor pabrik alumunium PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum). Bendungan ini dibangun dari beton dan berbentuk busur (Concrete Arch), terlihat dari bentuknya yang melengkung. Ini merupakan bendungan busur pertama di Indonesia serta memiliki dimensi cukup besar. Warna dominan merah Uang kertas rupiah pecahan Rp 100 itu sudah ditarik Bank Indonesia dari peredarannya, sejak September 1995.
Nomor inventarisasi :
06.75
Nomor Registrasi :
229
Tempat Pembuatan :
Kota Bukittinggi
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Numismatika
Kondisi Koleksi :
Tidak Utuh
Tanggal Registrasi:
25 Apr 2025
Cara Perolehan:
Hibah
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
13.75.U.05.0009
Alamat Museum:
Jl. Cindua Mato No. 10