Uang Kertas Rp 10.000

museum rumah adat nan baanjuang

Deskripsi

Pada tanggal 28 Desember 1992, perombakan total pada semua jenis pecahan uang kertas dilakukan untuk pertama kalinya sejak tahun 1968, termasuk pada pecahan uang kertas Rp 10.000. uang ini termasuk pada Seri Rupiah Tahun 90-an, berbentuk persegi panjang dengan warna dominan ungu. Pada bagian depan terdapat gambar Sri Sultan Hamengkubowono IX dengan latar belakang anak-anak pramuka sedang melakukan kegiatan perkemahan. Pada sudut kiri atas ke bawah terdapat tulisan “10000, 1992, DIREKSI, GUBERNUR, DIREKTUR”. Uang ini ditanda tangani oleh Adrianus Mooy selaku Gubernur dan R. Rachmad selaku Direktur. Pada sudut kanan atas terdapat lambang garuda pancasila dan tulisan “BANK INDONESIA” serta dibawahnya terdapat logo “BI”. Pada sudut kanan bawah terdapat tulisan “SEPULUH RIBU” dan angka 10000. Pada bagian belakang terdapat gambar candi Borobudur di sisi kanan dan tanda air gambar Wage Rudolf Supratman pada sisi kiri. Angka 10000 terdapat pada sudut kiri atas dan kanan bawah, sedangkan Nomor Seri : LYH181712 terdapat pada sudut kiri bawah (tinta hitam) dan kanan atas (tinta merah). Tulisan “CANDI BOROBUDUR, BANK INDONESIA, SEPULUH RIBU RUPIAH” terletak secara berurutan di sudut kiri bawah. Uang kertas ini ditarik dari peredaran pada tahun 2000

Sejarah

Pada tanggal 28 Desember 1992, perombakan total pada semua jenis pecahan uang kertas dilakukan untuk pertama kalinya sejak tahun 1968, termasuk pada pecahan uang kertas Rp 10.000. uang ini termasuk pada Seri Rupiah Tahun 90-an, berbentuk persegi panjang dengan warna dominan ungu. Pada bagian depan terdapat gambar Sri Sultan Hamengkubowono IX dengan latar belakang anak-anak pramuka sedang melakukan kegiatan perkemahan. Pada sudut kiri atas ke bawah terdapat tulisan “10000, 1992, DIREKSI, GUBERNUR, DIREKTUR”. Uang ini ditanda tangani oleh Adrianus Mooy selaku Gubernur dan R. Rachmad selaku Direktur. Pada sudut kanan atas terdapat lambang garuda pancasila dan tulisan “BANK INDONESIA” serta dibawahnya terdapat logo “BI”. Pada sudut kanan bawah terdapat tulisan “SEPULUH RIBU” dan angka 10000. Pada bagian belakang terdapat gambar candi Borobudur di sisi kanan dan tanda air gambar Wage Rudolf Supratman pada sisi kiri. Angka 10000 terdapat pada sudut kiri atas dan kanan bawah, sedangkan Nomor Seri : LYH181712 terdapat pada sudut kiri bawah (tinta hitam) dan kanan atas (tinta merah). Tulisan “CANDI BOROBUDUR, BANK INDONESIA, SEPULUH RIBU RUPIAH” terletak secara berurutan di sudut kiri bawah. Uang kertas ini ditarik dari peredaran pada tahun 2000

Nomor inventarisasi :

06.71

Nomor Registrasi :

225

Tempat Pembuatan :

Kota Bukittinggi

Status Cagar Budaya :

Bukan Cagar Budaya

Klasifikasi :

Numismatika

Kondisi Koleksi :

Tidak Utuh

Tanggal Registrasi:

25 Apr 2025

Cara Perolehan:

Hibah

Keaslian:

Asli

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

13.75.U.05.0009

Alamat Museum:

Jl. Cindua Mato No. 10

Galeri

Testimoni