Uang kertas 25 sen
museum rumah adat nan baanjuang
Deskripsi
DESKRIPSI/URAIAN Jual beli dalam perdagangan dibutuhkan uang dan uang termasuk kebutuhan pokok manusia, dengan uang sesuatu dapat dibeli. Ada uang yang terbuat dari bahan kertas dan ada juga dari logam baik itu emas, perak maupun tembaga. Uang selain sebagai alat pembayaran juga berfungsi menjembatani dalam memperkenalkan potensi/kekayaan alam dan keragaman budaya negeri kita hal ini terlihat dari gambar-gambar yang menghiasi mata uang tersebut. Salah satu koleksi mata uang kertas yang dimiliki oleh Museum Baanjuang Bukittinggi adalah uang kertas bernilai nominal 25 Sen berbentuk empat persegi panjang warna dasar putih, hiasan warna merah, hijau dan bagian sisi belakang warna merah. Sisi muka/depan sebelah kiri terdapat tulisan BANK NDONESIA, angka 25, tanda tangan Gubernur dan Direktur serta tulisan DUA PULUH LIMA SEN. Bagian sisi kanan terdapat gambar seorang laki-laki sebagai relawan, tulisan angka 25 dan tahun 1964. Bagian belakang sisi kiri terdapat gambar lingkaran-lingkaran berantai sebagian kurang jelas bekas robek dan sisi kanan terdapat motif lingkaran-lingkaran yang ujungnya runcing-runcing dan dalam lingkaran tersebut terdapat tulisan angka 25 juga terdpt bekas robek dari kertas ini. Pada bagian tengahnya terdapat no seri dari uang kertas ini yaitu BSJ006198. Tanda pengesahan uang ini serta aturan perundang-undangan apabila uang ini dipalsukan akan dituntut/dihukum terletak pada sisi kanan belakang bagian bawah. Uang ini sah/berlaku sejak dicetaknya tahun 1964 dan sekarang tidak berlaku/tidak beredar.
Sejarah
DESKRIPSI/URAIAN Jual beli dalam perdagangan dibutuhkan uang dan uang termasuk kebutuhan pokok manusia, dengan uang sesuatu dapat dibeli. Ada uang yang terbuat dari bahan kertas dan ada juga dari logam baik itu emas, perak maupun tembaga. Uang selain sebagai alat pembayaran juga berfungsi menjembatani dalam memperkenalkan potensi/kekayaan alam dan keragaman budaya negeri kita hal ini terlihat dari gambar-gambar yang menghiasi mata uang tersebut. Salah satu koleksi mata uang kertas yang dimiliki oleh Museum Baanjuang Bukittinggi adalah uang kertas bernilai nominal 25 Sen berbentuk empat persegi panjang warna dasar putih, hiasan warna merah, hijau dan bagian sisi belakang warna merah. Sisi muka/depan sebelah kiri terdapat tulisan BANK NDONESIA, angka 25, tanda tangan Gubernur dan Direktur serta tulisan DUA PULUH LIMA SEN. Bagian sisi kanan terdapat gambar seorang laki-laki sebagai relawan, tulisan angka 25 dan tahun 1964. Bagian belakang sisi kiri terdapat gambar lingkaran-lingkaran berantai sebagian kurang jelas bekas robek dan sisi kanan terdapat motif lingkaran-lingkaran yang ujungnya runcing-runcing dan dalam lingkaran tersebut terdapat tulisan angka 25 juga terdpt bekas robek dari kertas ini. Pada bagian tengahnya terdapat no seri dari uang kertas ini yaitu BSJ006198. Tanda pengesahan uang ini serta aturan perundang-undangan apabila uang ini dipalsukan akan dituntut/dihukum terletak pada sisi kanan belakang bagian bawah. Uang ini sah/berlaku sejak dicetaknya tahun 1964 dan sekarang tidak berlaku/tidak beredar.
Nomor inventarisasi :
06.58
Nomor Registrasi :
178
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Numismatika
Kondisi Koleksi :
Tidak Utuh
Tanggal Registrasi:
$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi
Cara Perolehan:
-
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
13.75.U.05.0009
Alamat Museum:
Jl. Cindua Mato No. 10