Tengkorak Badak Purba (Fr. Cranium Rhinoceros sondaicus)
museum manusia purba sangiran (klaster krikilan)
Deskripsi
Koleksi Fosil Tengkorak Badak Purba tersebut memiliki dimensi ukuran panjang 55 cm; lebar 35 cm; tinggi 30 cm; dan berat 19,45 kg. Setelah dilakukan pengukuran warna dengan Skala Munsell, koleksi tersebut memiliki warna 10 YR 7/4 Grayish Orange; 5 YR 5/2 Pale Brown; dan 5 G 4/1 Dark Greenish Gray. Patung banteng purba (depan) tersebut ditampilkan di Vitrin display Stepa Sangiran : Mata Rantai Kehidupan, Ruang Pamer 1, Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Krikilan. Koleksi tersebut dalam kondisi baik dan terawat.
Sejarah
Rhinoceros sondaicus adalah jenis hewan yang pernah ditemukan di Sangiran. Badak merupakan anggota dari kelompok hewan Perissodactyla (hewan berkuku ganjil). Rhino berasal dari bahasa latin yang berarti hidung dan ceros yang berarti tanduk. Sondaicus diambil dari kata Sunda, yaitu asal dari hewan ini, yang artinya hewan yang memiliki tanduk pada hidungnya yang berasal dari Sunda. Badak memiliki ukuran panjang 3,1-3,1 meter; tinggi 1,4-1,7 meter; dna berat sekitar 900-2.300 kg. Umumnya fosil badak purba di Sangiran ditemukan di Lapisan Kabuh dengan perkiraan usia sekitar 780.000 tahun yang lalu. Fosil Rhinoceros yang sering ditemukan berupa fragmen gigi, rahang bawah, rahang atas, dan juga fragmen tulang kaki. Badak merupakan hewan herbivora yang memeakan berbagai jenis tumbuhan terutama bagian ranting, daun, dan buah yang telah gugur. Badak hidup di padang rumput terbuka dengan semak pohon-pohon yang tidak terlalu besar dan terdapat kolam lumpur serta air asin. Badak hidup secara soliter (menyendiri), kecuali dengan pasangan dan anaknya. Terkadang mereka berkumpul dalam kelompok kecil ketika melakukan kebiasannya yaitu berkubang di dalam lumpur. Hal ini mereka lakukan untuk menjaga agar suhu badan tetap dingin dan mencegah serangan parasit di tubuhnya. Koleksi tersebut diinventarisasi pada tahun 2012. Namun sejarah penemuannya tidak terdapat informasi yang lengkap.
Nomor inventarisasi :
0076/RHI/BPSMPS/2012
Nomor Registrasi :
347.2023
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Geologika
Kondisi Koleksi :
Tidak Utuh
Tanggal Registrasi:
8 Feb 2023
Cara Perolehan:
Hasil Penemuan
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
33.14.K.01.0041
Alamat Museum:
Jalan Sangiran Km. 4 Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, 57275