Telepon Engkol

monumen perjuangan rakyat jawa barat

Deskripsi

Telepon engkol pada masa itu memiliki desain yang khas dan seringkali terlihat klasik: Bahan: Umumnya terbuat dari kayu solid (seringkali kayu ek atau jati) yang dipoles, memberikan kesan kokoh dan elegan. Bagian-bagian lain seperti gagang, earpiece, dan mouthpiece terbuat dari bakelit (plastik awal) atau logam. Engkol: Bagian yang paling mencolok adalah engkol pemutar yang menonjol di samping atau depan bodi utama. Gagang Telepon: Biasanya terpisah dari bodi utama, terdiri dari earpiece (untuk mendengar) dan mouthpiece (untuk berbicara) yang dipegang secara bersamaan. Beberapa model memiliki mouthpiece terpasang langsung pada bodi telepon. Bel Telepon: Di bagian atas atau samping telepon terdapat dua lonceng logam kecil yang akan berdering nyaring saat ada panggilan masuk. Nomor Serial/Merek: Seringkali terdapat plat kecil dengan nomor serial atau merek produsen (misalnya Ericsson, Siemens & Halske, Bell, Standard Electric) di bagian depan atau bawah.

Sejarah

Kedatangan Telepon di Indonesia: Telepon pertama kali masuk ke Hindia Belanda pada akhir abad ke-19, tepatnya pada tahun 1882. Instalasi awal ini dilakukan oleh perusahaan swasta, Nederlandsch Indische Telefoon Maatschappij (NITM), yang mendirikan jaringan telepon lokal di Batavia (Jakarta). Dominasi Telepon Engkol: Pada masa itu, teknologi telepon yang ada masih sangat primitif dibandingkan sekarang. Telepon engkol menjadi standar utama karena belum ada sistem pertukaran otomatis. Setiap panggilan memerlukan intervensi operator. Ekspansi Jaringan: Jaringan telepon kemudian meluas ke kota-kota besar lain seperti Semarang, Surabaya, Bandung, dan Medan. Penggunaan telepon engkol ini umum di perkantoran pemerintah kolonial, perusahaan-perusahaan besar (perkebunan, pertambangan), hotel, dan rumah-rumah orang Eropa atau bangsawan pribumi kaya.

Nomor inventarisasi :

-

Nomor Registrasi :

13.1.16

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

Bukan Cagar Budaya

Klasifikasi :

Historika

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

5 May 2024

Cara Perolehan:

Pembelian

Keaslian:

Asli

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

32.73.K.03.0031

Alamat Museum:

Jalan Dipati Ukur No. 48, Lebak Gede, Coblong, Bandung, Jawa Barat

Galeri

Testimoni