Teko
museum rumah adat nan baanjuang
Deskripsi
Banyak sekali peralatan rumah tangga yang kita pakai sehari-hari maupun untuk acara tertentu seperti upacara adat yang terbuat dari keramik berasal dari Jepang diantaranya yaitu piring, mangkuk, vas bunga, buli-buli, guci, teko dsb. Pada masa lalu benda-benda keramik ini termasuk barang yang berharga oleh sebab itu tidak semua masyarakat yang memiliki benda keramik ini. Salah satu peralatan rumah tangga adalah teko, terbuat dari tanah liat merah dengan memakai roda plarik dan dibakar dengan suhu 600° C. Bentuk bulat lonjong dinding melengkung, pundak landai, mulut agak lebar, pada sisi badan terdapat cucuk tempat keluarnya air dan tangkai sebagai pegangan. Bagian atas terdapat tutup. Glasir warna coklat dan terdapat motif bulatan warna krem. Digunakan sebagai tempat air minum
Sejarah
Banyak sekali peralatan rumah tangga yang kita pakai sehari-hari maupun untuk acara tertentu seperti upacara adat yang terbuat dari keramik berasal dari Jepang diantaranya yaitu piring, mangkuk, vas bunga, buli-buli, guci, teko dsb. Pada masa lalu benda-benda keramik ini termasuk barang yang berharga oleh sebab itu tidak semua masyarakat yang memiliki benda keramik ini. Salah satu peralatan rumah tangga adalah teko, terbuat dari tanah liat merah dengan memakai roda plarik dan dibakar dengan suhu 600° C. Bentuk bulat lonjong dinding melengkung, pundak landai, mulut agak lebar, pada sisi badan terdapat cucuk tempat keluarnya air dan tangkai sebagai pegangan. Bagian atas terdapat tutup. Glasir warna coklat dan terdapat motif bulatan warna krem. Digunakan sebagai tempat air minum
Nomor inventarisasi :
10.03
Nomor Registrasi :
39
Tempat Pembuatan :
Kota Bukittinggi
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Keramologika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
24 Apr 2025
Cara Perolehan:
Pembelian
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
13.75.U.05.0009
Alamat Museum:
Jl. Cindua Mato No. 10