Tanduk Bibos Paleosondiacus
museum situs semedo
Deskripsi
Koleksi merupakan fragmen tanduk dari Bibos Paleosondiacus. Permukaan koleksi memiliki warna putih kekuningan dan juga coklat kehitaman. Koleksi memiliki lengkungan yang sangat jelas dan juga diameternya semakin mengecil kearah ujung tanduk. Bagian tengah koleksi terlihat berlubang dan juga porus. Kondisi koleksi sudah fragmentaris dan saat ini terbagi menjadi dua bagian yakni bagian nomor 209a dan nomor 209b. Terdapat empat bekas penyambungan pada koleksi pada koleksi nomor 209a. Bagian nomor 209b juga terdapat bekas penyambungan serta sedimen yang menempel pada permukaannya. Bagian nomor 209b kondisinya lebih rapuh bila dibandingkan dengan bagian nomor 209a.
Sejarah
Hewan Jenis Bibos paleosondiacus adalah salah satu jenis hewan Bovidae yang berinteraksi langsung dengan hominin yang menghuni situs-situs Plestosen di Jawa, khususnya Situs Semedo. Hewan ini merupakan salah satu hewan buruan utama yang diburu dan dikonsumsi oleh hominin, seperti Homo erectus. Selain itu tulangnya juga kemungkinan dimanfaatkan untuk membuat alat tulang seperti sudip atau spatula. Koleksi ini juga bisa digunakan untuk merekonstruksi lingkungan purba yang pernah ada di Kawasan Cagar Budaya Semedo pada masa Prasejarah. Bibos paleosondiacus hidup dilingkungan yang bervariasi mulai dari hutan hingga padang rumput.
Nomor inventarisasi :
209.1.10.INV.SMD.2024
Nomor Registrasi :
209.REG.SMD.2024
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Arkeologika
Kondisi Koleksi :
Tidak Utuh
Tanggal Registrasi:
12 Nov 2024
Cara Perolehan:
Hasil Penemuan
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
33.28.K.01.0293
Alamat Museum:
RT 4/ RW 2, Desa Semedo