Tak Tok
museum kabupaten pidie jaya
Deskripsi
Sebuah alat musik tradisional terbuat dari kayu dan bambu. Kayu digunakan sebagai alas untuk menempelkan bambu di atasnya, sementara bambu berperan sebagai penghasil bunyi ritmis melodis dengan cara dipukul menggunakan sebilah kayu. Ciri-ciri Tak Tok : 1) Terbuat dari batang bambu yang cukup besar dan kuat; 2) Bagian bambu dilubangi atau disayat pada sisi tertentu sehingga dapat bergetar ketika di pukul; 3) Biasanya dimainkan berpasangan atau lebih, sehingga bunyi ritmenya bisa saling melengkapi. Fungsi Tak Tok : 1) Alat Komunikasi Tradisional : Dahulu Tak Tok dipakai masyarakat desa untuk memberi tanda, misalnya tanda berkumpul, tanda bahaya, atau informasi penting; 2) Alat Musik : Sekarang Tak Tok lebih sering digunakan sebagai instrumen musik pengiring, terutama dalam seni tradisional Aceh; 3) Ritual dan Adat : Kadang digunakan pada acara tertentu, seperti pesta adat atau kenduri. Teknik memainkan : 1) Pemain memukul bagian badan bambu yang sudah dipersiapkan dengan alat pukul; 2) Ritme pukulannya biasanya sederhana, namun bisa dibuat bervariasi sesuai kebutuhan pertunjukan.
Sejarah
-
Nomor inventarisasi :
03.73
Nomor Registrasi :
03.2018.0101
Tempat Pembuatan :
Blang Cut
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Etnografika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
23 Jul 2018
Cara Perolehan:
Hibah
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
11.18.U.04.0288
Alamat Museum:
Taman Kota Komplek Perkantoran Bupati