Sepeda Onthel

uptd museum negeri sumatera selatan

Deskripsi

Sepeda onthel ini bermerek Phillips, yang mulai dipasarkan di Indonesia sekitar tahun 1940. Bahan rangka terbuat dari Chromoly-60, campuran logam chromium dan molibdenum yang dikenal kuat serta tahan lama. Komponen sepeda menampilkan kombinasi warna khas: rangka, pedal, standar, dan tameng air (slebor) berwarna hitam; sadel kulit berwarna cokelat; setang, boncengan, dan pelek berwarna perak; sedangkan tutup rantai memadukan warna hitam dan perak. Di bagian tengah setang, terpasang lampu bermerek National dengan braket perak, sementara di sisi kanan, terdapat bel bermerek SIMHWA berwarna perak. Tulisan “PHILLIPS” yang menandakan merek sepeda ini tampak jelas di bagian tengah setang. Di Palembang, sepeda semacam ini lebih akrab disebut “Unto Betino”, sebutan untuk sepeda dengan rangka melengkung yang diperuntukkan bagi perempuan. Pasangannya adalah “Unto Lanang”, yakni sepeda berpalang lurus untuk laki-laki. Perbedaan bentuk rangka ini bukan sekadar gaya, tetapi menyesuaikan kebutuhan: rangka lurus lebih kuat untuk menahan beban, sedangkan rangka melengkung memudahkan perempuan naik dan turun tanpa harus mengangkat kaki tinggi—praktis dan sopan pada masa ketika mereka masih banyak mengenakan kain atau rok panjang. Dari sini, terlihat bahwa sepeda onthel bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari budaya yang mencerminkan cara hidup masyarakat pada masanya. Panjang 185 cm, tinggi 109 cm, dan diameter roda 65 cm.

Sejarah

-

Nomor inventarisasi :

10.25

Nomor Registrasi :

1783

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

-

Klasifikasi :

Teknologi/Modern

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi

Cara Perolehan:

Hibah

Keaslian:

Asli

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

16.71.U.03.0018

Alamat Museum:

Jl. Srijaya I, No. 288 KM. 5,5

Galeri

Testimoni