Sarung Songket
museum rumah adat nan baanjuang
Deskripsi
DESKRIPSI/URAIAN Di Minangkabau hampir setiap daerah berkembang kepandaian menenun terutama di daerah darek seperti Batusangkar, Sungayang, Pitalah, Padang Magek, Muara Labuh, Silungkang, Pandai Sikek, Koto Gadang, Kubang , Koto Nan Gadang dsb. Pada umumnya menenun dikerjakan oleh kaum perempuan dengan menggunakan seperangkat alat tenun tradisional. Sekarang kerajinan tenun mulai dikembangkan lagi, beberapa daerah sudah mulai mmproduksi kain tenun seperti di Unggan, Sijunjung, Kubang, Lintau, Koto Gadang . Salah satu daearah penghasil tenun di kabupaten Tanah Datar adalah Tanjung Sungayang, yang terkenal dengan kain basahan hitamnya untuk membuat tingkuluak tinggi. Kain sarung ini berbahan dasar katun merah bermotif lajur-lajur orange, putih dan hijau pada bagian kepala kain dan bagian bawah terdapat benang pakan hijau. Kain sarung ini dipakai ibu-ibu sebagai kelengkapan pakaian. Kain sarung tenun ini kondisi sudah tua dan berlobang-lobang.
Sejarah
DESKRIPSI/URAIAN Di Minangkabau hampir setiap daerah berkembang kepandaian menenun terutama di daerah darek seperti Batusangkar, Sungayang, Pitalah, Padang Magek, Muara Labuh, Silungkang, Pandai Sikek, Koto Gadang, Kubang , Koto Nan Gadang dsb. Pada umumnya menenun dikerjakan oleh kaum perempuan dengan menggunakan seperangkat alat tenun tradisional. Sekarang kerajinan tenun mulai dikembangkan lagi, beberapa daerah sudah mulai mmproduksi kain tenun seperti di Unggan, Sijunjung, Kubang, Lintau, Koto Gadang . Salah satu daearah penghasil tenun di kabupaten Tanah Datar adalah Tanjung Sungayang, yang terkenal dengan kain basahan hitamnya untuk membuat tingkuluak tinggi. Kain sarung ini berbahan dasar katun merah bermotif lajur-lajur orange, putih dan hijau pada bagian kepala kain dan bagian bawah terdapat benang pakan hijau. Kain sarung ini dipakai ibu-ibu sebagai kelengkapan pakaian. Kain sarung tenun ini kondisi sudah tua dan berlobang-lobang.
Nomor inventarisasi :
03.40
Nomor Registrasi :
44
Tempat Pembuatan :
Sungaiyang
Status Cagar Budaya :
-
Klasifikasi :
Etnografika
Kondisi Koleksi :
Tidak Utuh
Tanggal Registrasi:
$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi
Cara Perolehan:
-
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
13.75.U.05.0009
Alamat Museum:
Jl. Cindua Mato No. 10