Replika Tengkorak (Homo Wajakensis)
museum daerah kabupaten tulungagung
Deskripsi
Fosil Tengkorak manusia purba yang diperkirakan berusia ± 40.000 tahun yang lalu ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1889-1890 di daerah Wajak-Besole Tulungagung Selatan. Fosil termasuk Homo Sapiens.
Sejarah
Fosil Homo Wajakensis ini menunjukan ciri ciri RAS Mongoloid dan Australomelanosoid. Fosil ini awalnya ditemukan oleh van Restchoten 1889 di sebuah ceruk di lereng pengunungan barat laut Campurdarat, Tulungagung. Kemudian dilanjut dengan ditemukan juga fosil ke 2 oleh Eugene Dubois 1890. Manusia Wajak sementara dapat akhir Kala Pleistosen yaitu suatu kala dalam waktu geologi yang berlangsung antara 1.588 hinggal 11.500 tahun yang lalu. Penemuan fosil Homo Wajakensis merupakan sejarah awal penemuan fosil pertama di Indonesia.
Nomor inventarisasi :
63/ET/TA/2023
Nomor Registrasi :
70/3/TA/2023
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
Cagar Budaya - Benda
Klasifikasi :
Biologika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi
Cara Perolehan:
Hasil Penemuan
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
35.04.K.04.0153
Alamat Museum:
Jl. Raya Boyolangu KM. 4