REPLIKA DESTAR CIREBON
museum islam indonesia k.h hasyim asy’ari
Deskripsi
Replika Destar Cirebon terbuat dari kain berwarna dasar merah dengan corak kaligrafi dan singa serta bidang persegi dan lingkaran. Kain ini memiliki ukuran panjang 100 cm dan lebar 100 cm.
Sejarah
Destar Cirebon ini biasanya digunakan untuk ikat kepala, tetapi terkadang digunakan juga untuk menutup sesajen, atau penutup Al-Qur’an. Destar ini sumbangan dari Gusti Putri Mangkunegaran VIII dari Kadipaten Mangkunegaran. Destar Cirebon memiliki ragam hias berupa dua pasang singa putih (Macan Ali) yang saling berhadapan. Diantara dua kepala singa terdapat kaligrafi bertuliskan “ALLAH” dan diantara ekornya terdapat tulisan “LAAILAHA ILALLAH MUHAMMADUR RASULULLAH” . Macan Ali sebenarnya juga digunakan sebagai nama pasukan khusus Kesultanan Cirebon di bawah pimpinan Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Pasukan yang juga dikenal sebagai "Pasukan dari Timur" ini bergabung dengan pasukan Kesultanan Demak dalam mengusir Portugis di Sunda Kelapa.
Nomor inventarisasi :
INV.49.03.105.R.24.MINHA
Nomor Registrasi :
REG.2023.0071
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Etnografika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi
Cara Perolehan:
Pembelian
Keaslian:
Replika
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
35.17.U.01.0294
Alamat Museum:
Tebuireng Gang IV, Dusun Tebuireng