Reog Ponorogo
museum universitas sebelas maret
Deskripsi
Topeng besar Reog Ponorogo ini menampilkan sosok singa (Barongan/Singo Barong) dengan hiasan bulu merak menjulang tinggi di bagian atasnya. Bagian wajah singa dibuat menyerupai sosok buas dengan mulut terbuka lebar menampakkan gigi taring, melambangkan kekuatan dan keberanian. Elemen dekoratif berupa jumbai berwarna merah dan kuning menambah kesan megah, sedangkan bagian bawahnya dihiasi kain panjang bermotif hitam dan merah. Reog Ponorogo merupakan salah satu kesenian tradisional Jawa Timur yang terkenal, kerap ditampilkan dalam pertunjukan rakyat dengan unsur magis, tari, dan musik gamelan.
Sejarah
Reog Ponorogo merupakan kesenian tari tradisional yang berasal dari Ponorogo, Jawa Timur. Menurut kisah, Raja Singo Barong konon memiliki kepala harimau dan diatasnya terdapat burung merak yang bertengger. Lalu ditambah dengan bunyi-bunyian makan jadilah iring-iringan Prabu Kiana Sewandono dan Prabu Singo Barong ini menjadi pertunjukan seperti yang dikehendaki oleh Putri Songgolangit. Iring-iringan inilah yang kemudian disebut kesenian reog seperti yang dikenal sekarang ini.
Nomor inventarisasi :
MUNS-JAVA-A6
Nomor Registrasi :
-
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Etnografika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi
Cara Perolehan:
Hibah
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
33.72.K.01.0237
Alamat Museum:
Gedung R.Ng Ranggawarsita Lantai 1, PUI Javanologi UNS, Jl. Ir. Sutami No. 36A