Rahang Bawah Kuda Air

museum manusia purba sangiran (klaster krikilan)

Deskripsi

Fosil rahang bawah kuda sungai jenis Hippopotamus ini memiliki dimensional panjang, lebar, berat masing-masing 49,6 cm; 27,6cm; dan 5,29 kg. Fosil ini dipamerkan di ruang display 1 Museum Klaster Krikilan sebanyak 1 fragmen. Secara fisik fosil ini masih utuh dan ada sedikit pecahan rapuh dibagian giginya.

Sejarah

Ada dua jenis Kuda Sungai yang pernah hidup di Sangiran, yaitu Hexatoprodon dan Hippopotamus. Dalam suatu kerjasama penelitian antara Indonesia dan Perancis, ditemukan fosil Hippopotamus dari Bukuran pada tahun 1998. Sebanyak 109 tulang-tulang Kuda Sunga ini terbalut pekat dalam endapan lempung hitam Formasi Pucangan berusia 1,2 juta tahun, ketika itu Sangiran masih berada dalam lingkungan rawa. Hippopotamus tersebut hidup di dalam rawa hutan bakau, berdampingan dengan berbagai mamalia lain seperti gajah purba Mastodon, kura-kura raksasa, Bovidae, Cervidae, dan tentu saja dengan manusia purba Sangiran yang paling kuno, Homo erectus arkaik.

Nomor inventarisasi :

0146/HIP/BPSMPS/2012

Nomor Registrasi :

77.64

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

Bukan Cagar Budaya

Klasifikasi :

Arkeologika

Kondisi Koleksi :

Tidak Utuh

Tanggal Registrasi:

1 Jun 2016

Cara Perolehan:

Hasil Penemuan

Keaslian:

Asli

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

33.14.K.01.0041

Alamat Museum:

Jalan Sangiran Km. 4 Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, 57275

Galeri

Testimoni