Pelampung Eks KRI Macan Kumbang
museum pusat tni angkatan laut jalesveva jayamahe
Deskripsi
Pelampung yang digunakan di KRI Macan Kumbang merupakan peralatan keselamatan di kapal terbuat dari gabus atau bahan sejenisnya yang ringan dan tahan air, serta dilapisi oleh bahan kain seperti kanvas.
Sejarah
KRI Macan Kumbang adalah salah satu kapal cepat torpedo kelas Jaguar yang dibeli Indonesia dari Jerman Barat. Kapal ini, bersama dengan KRI Macan Tutul dan KRI Harimau, memainkan peran penting dalam Operasi Trikora pada tahun 1962 untuk membebaskan Irian Barat (sekarang Papua) dari Belanda. Pada tanggal 15 Januari 1962, KRI Macan Kumbang, di bawah pimpinan Komodor Yos Sudarso, terlibat dalam pertempuran laut melawan kapal perang Belanda di Laut Aru. Meskipun KRI Macan Tutul tenggelam dan Komodor Yos Sudarso gugur, KRI Macan Kumbang berhasil menyelamatkan diri dari serangan tersebut. Setelah pertempuran, KRI Macan Kumbang bersama KRI Harimau melanjutkan perannya dalam operasi militer untuk membebaskan Irian Barat. Setelah masa baktinya, KRI Macan Kumbang dipensiunkan, tetapi nasibnya tidak sepopuler KRI Harimau yang dijadikan museum. Namun, kontribusinya dalam Operasi Trikora tetap dikenang sebagai bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Nomor inventarisasi :
MPAL/05/0336/2025
Nomor Registrasi :
336
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Historika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
11 Sep 2023
Cara Perolehan:
Hibah
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
35.78.K.01.0302
Alamat Museum:
Jalan Hangtuah No.1, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, Jawa Timur