Patung Nila

uptd monumen perjuangan rakyat bali

Deskripsi

Patung menempati sisi utara bangunan, tepatnya pada Kori Agung I. Patung dibuat dengan material batu padas Bali warna natural unpolished, dengan dimensi panjang 40 centimeter, lebar 40 centimeter dan tinggi 110 centimeter. Patung ditempatkan secara built-in pada titik penempatan yang telah dibuatkan lubang dalam struktur arsitektur. Gaya rupa patung menggunakan gaya seni Bali kontemporer dengan teknik pahat.

Sejarah

Nila adalah seorang tokoh dalam epos Ramayana, bagian dari pasukan kera (wanara) kerajaan Kiskenda. Namanya secara harafiah mengacuk ke rona warna yang dikenal dalam kebudayaan Hindu yaitu "nila" atau "biru tua". Nila adalah seekor kera berwarna biru yang berada di kubu Sri Rama dalam perang melawan Rahwana dalam. Selama masa petualangan mencari Sita, Nila berperan penting, terutama dalam pembangunan jembatan Situbanda karena struktur jembatan tersebut dirancang oleh Nila. Dalam pertempuran besar di Alengka, Nila bersama para wanara yang lain bertarung mengalahkan para rakshasa. Saat Nila berhadapan dengan Prahasta yang menggunakan senjata gada besi, pertarungan berlangsung dengan sengit karena keduanya sama-sama sakti. Akhirnya Nila mengangkat sebuah batu yang besar sekali. Batu tersebut kemudian dijatuhkan di atas kepala Prahasta sehingga rakshasa tersebut tewas seketika (Winaya, 2012).

Nomor inventarisasi :

-

Nomor Registrasi :

-

Tempat Pembuatan :

Bali

Status Cagar Budaya :

Bukan Cagar Budaya

Klasifikasi :

Seni Kria

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

14 Jun 2003

Cara Perolehan:

Pembelian

Keaslian:

Asli

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

51.71.K.03.0167

Alamat Museum:

Jl. Raya Puputan Niti Mandala

Galeri

Testimoni