Miniatur Rumah

museum airlangga (gedung i dan gedung ii)

Deskripsi

Tungu Durn adalah sebuah struktur pemujaan berbentuk rumah yang digunakan oleh masyarakat pada era klasik di Indonesia sebagai tempat menyembah dewa atau dewi yang memiliki peran penting dalam kehidupan mereka. Berdasarkan artefak yang ditemukan, beberapa di antaranya memuat tulisan "Sri", yang diyakini merujuk pada Dewi Sri, sosok yang dihormati sebagai dewi padi. Dewi Sri dianggap sebagai pemberi kesuburan dan keberkahan, terutama dalam memastikan kecukupan pangan bagi masyarakat agraris. Kehadiran tungu durn mencerminkan bagaimana kepercayaan dan praktik spiritual pada masa itu berakar kuat pada kebutuhan sehari-hari, seperti pertanian dan panen yang melimpah. Miniatur rumah ini bukan hanya menjadi tempat pemujaan, tetapi juga simbol penghormatan terhadap alam dan kekuatan ilahi yang dianggap menjaga keseimbangan kehidupan masyarakat. Temuan artefak bertuliskan "Sri" memberikan petunjuk penting tentang hubungan antara kepercayaan, ritual, dan budaya agraris yang dominan pada masa tersebut. Penemuan ini membuka wawasan tentang cara masyarakat klasik memadukan spiritualitas dengan kehidupan sehari-hari.

Sejarah

-

Nomor inventarisasi :

67/AR/BT/AN/24

Nomor Registrasi :

157/KDR/1996

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

-

Klasifikasi :

-

Kondisi Koleksi :

-

Tanggal Registrasi:

$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi

Cara Perolehan:

-

Keaslian:

-

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

35.71.U.05.0059

Alamat Museum:

Jl. Selomangleng No. 1

Galeri

Testimoni