Miniatur Jeungki
museum kabupaten pidie jaya
Deskripsi
Miniatur Jeungki adalah miniatur dari alat penumbuk tradisional Aceh yang digerakan mengguanakan kaki dengan sistem jungkit pada satu titik tumpu. Jeungki digunakan untuk menumbuk biji-bijian maupun padi. Miniatur Jeungki merupakan replika berukuran kecil dari alat tradisional Jeungki yang biasa digunakan oleh masyarakat Aceh untuk menumbuk padi, kopi, atau bahan makanan lainnya secara manual dengan sistem tuas. Jeungki merupakan alat penumbuk tradisional yang digerakkan menggunakan kaki dengan sistem jungkit pada satu titik tumpu, pada titik tumpu dipasang kerangka sebagai tempat sandaran tangan orang yang sedang menumbuk. Terdapat dari kayu panjang ramping dimana pada salah satu ujung kayu dipasang alu yang berfungsi sebagai alat penumbuk dan di bagian bawahnya terdapat lesung kayu untuk wadah menumbuk padi menjadi beras dan menjadi tepung. Jeungki sebagai simbol gotong royong masyarakat Aceh karena aktivitas menumbuk melibatkan beberapa orang yang memiliki peran masing-masing, seperti penumbuk, pengumpul hasil tumbukan sekaligus mengayaknya sehingga lebih halus. Miniatur Jeungki sebagai peraga edukasi yang digunakan untuk mengenalkan teknologi tradisional kepada siswa atau masyarakat umum. Sering digunakan dalam pameran budaya, materi pelajaran muatan lokal, atau praktikum IPA/IPS untuk menjelaskan prinsip tuas (pengungkit).
Sejarah
-
Nomor inventarisasi :
03.5
Nomor Registrasi :
03.2018.0012
Tempat Pembuatan :
Gampong Meureudu
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Etnografika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
31 Dec 2018
Cara Perolehan:
Hibah
Keaslian:
Replika
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
11.18.U.04.0288
Alamat Museum:
Taman Kota Komplek Perkantoran Bupati