Mata Uang Rp 100.-

museum rumah adat nan baanjuang

Deskripsi

Bank Indonesia turut aktif membantu kelestarian nilai-nilai budaya bangsa dan memberikan dukungan bagi pengembangannya. Salah satu upaya yang dilakukan terkait dengan bidang tugas Bank Indonesia adalah menerbitkan/mencetak mata uang baik uang kertas maupun uang logam. Salah satu koleksi mata uang tersebut yaitu uang kertas dengan nilai nominal Rp.100,- (seratus) rupiah, bentuk empat persegi panjang warna dasar putih dilukis dengan hiasan tinta dominan warna merah. Bagian depan/Sisi depan terdapat gambar utama Perahu Pinisi dengan layar terkembang yang mana kapal ini berasal dari Sulawesi Selatan dan bagian kiri dibawahnya terdapat tulisan PERAHU PINISI dan mempunyai sejarah tersendiri yang mana kapal ini adalah kapal legendaris yang digunakan oleh masyarakat Bugis mengarungi lautan Nusantara hingga ke berbagai belahan dunia hal ini menandakan keberanian nenek moyang kita sebagai pelaut ulung. Pada sisi atas berurutan dari kiri ke kanan terdapat angka 100, tulisan BANK INDONESIA serta lambang Negara Garuda Pancasila, emisi 1992 serta tanda tangan Direktur, Gubernur. Pada sisi bawah dari kiri ke kanan terdapat logo BI dipadukan dengan ragam hias motif geometris, tulisan SERATUS RUPIAH dan angka 100. Bagian belakang sebelah kiri atas terdapat tulisan angka 100, bagian tengah atas terdapat tulisan BANK INDONESIA dan sisi kanan terdapat gambar Anak Gunung Krakatau, tulisan angka 100. No seri dari uang ini FSR179258. Uang ini digunakan sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah RI pada masanya pada tahun 1992 dan sekarang uang tidak beredar lagi dan dapat dijadikan koleksi museum

Sejarah

Bank Indonesia turut aktif membantu kelestarian nilai-nilai budaya bangsa dan memberikan dukungan bagi pengembangannya. Salah satu upaya yang dilakukan terkait dengan bidang tugas Bank Indonesia adalah menerbitkan/mencetak mata uang baik uang kertas maupun uang logam. Salah satu koleksi mata uang tersebut yaitu uang kertas dengan nilai nominal Rp.100,- (seratus) rupiah, bentuk empat persegi panjang warna dasar putih dilukis dengan hiasan tinta dominan warna merah. Bagian depan/Sisi depan terdapat gambar utama Perahu Pinisi dengan layar terkembang yang mana kapal ini berasal dari Sulawesi Selatan dan bagian kiri dibawahnya terdapat tulisan PERAHU PINISI dan mempunyai sejarah tersendiri yang mana kapal ini adalah kapal legendaris yang digunakan oleh masyarakat Bugis mengarungi lautan Nusantara hingga ke berbagai belahan dunia hal ini menandakan keberanian nenek moyang kita sebagai pelaut ulung. Pada sisi atas berurutan dari kiri ke kanan terdapat angka 100, tulisan BANK INDONESIA serta lambang Negara Garuda Pancasila, emisi 1992 serta tanda tangan Direktur, Gubernur. Pada sisi bawah dari kiri ke kanan terdapat logo BI dipadukan dengan ragam hias motif geometris, tulisan SERATUS RUPIAH dan angka 100. Bagian belakang sebelah kiri atas terdapat tulisan angka 100, bagian tengah atas terdapat tulisan BANK INDONESIA dan sisi kanan terdapat gambar Anak Gunung Krakatau, tulisan angka 100. No seri dari uang ini FSR179258. Uang ini digunakan sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah RI pada masanya pada tahun 1992 dan sekarang uang tidak beredar lagi dan dapat dijadikan koleksi museum

Nomor inventarisasi :

06.91

Nomor Registrasi :

245

Tempat Pembuatan :

Kota Bukittinggi

Status Cagar Budaya :

Bukan Cagar Budaya

Klasifikasi :

Numismatika

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi

Cara Perolehan:

Hibah

Keaslian:

Asli

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

13.75.U.05.0009

Alamat Museum:

Jl. Cindua Mato No. 10

Galeri

Testimoni