MATA TOMBAK (W)

museum cakraningrat

Deskripsi

Tombak Madura pada gambar tersebut memiliki mata tombak berbentuk lonjong memanjang dengan ujung runcing dan badan bilah yang cenderung tebal di bagian tengah, memberikan kesan kokoh dan stabil saat digunakan. Permukaan bilah tampak bertekstur kasar dan berwarna gelap, menunjukkan proses tempa tradisional tanpa banyak pemolesan, sehingga memperlihatkan karakter asli logam. Pada bagian pangkal terdapat semacam cincin atau lekukan bertingkat yang menjadi transisi antara bilah dan tangkai besi, sementara tangkainya memanjang ramping untuk disambungkan dengan gagang kayu, mencerminkan fungsi tombak sebagai senjata jarak menengah yang mengutamakan kekuatan dan ketepatan tusukan.

Sejarah

Tombak Madura merupakan bagian dari senjata tradisional Nusantara yang berkembang sejak masa kerajaan lokal di Madura, digunakan dalam peperangan, penjagaan wilayah, hingga berburu. Pembuatan tombak ini dilakukan oleh empu atau pandai besi dengan teknik tempa turun-temurun yang sering kali disertai nilai-nilai spiritual, seperti doa atau ritual tertentu agar senjata memiliki kekuatan simbolik. Selain fungsi praktisnya, tombak juga memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat Madura sebagai benda pusaka dan perlengkapan adat, yang mencerminkan status, keberanian, serta identitas budaya pemiliknya dari generasi ke generasi.

Nomor inventarisasi :

083/CA/BKL/2026

Nomor Registrasi :

030.23/002/MUS/BKL/2

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

Cagar Budaya - Benda

Klasifikasi :

Historika

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi

Cara Perolehan:

Warisan

Keaslian:

Asli

Nama Museum :

Museum Cakraningrat

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

35.26.K.04.0145

Alamat Museum:

Jl. Soekarno Hatta No.35

Galeri

Testimoni