MATA TOMBAK (V)

museum cakraningrat

Deskripsi

Tombak Madura pada gambar tersebut memiliki mata tombak berbentuk simetris dengan ujung runcing dan badan bilah yang relatif lebar di bagian tengah lalu menyempit ke arah pangkal dan ujung, menunjukkan keseimbangan antara fungsi tusuk dan daya tahan. Permukaan logam tampak berwarna gelap dengan tekstur kasar akibat proses tempa tradisional, serta terdapat garis tengah yang menonjol (sogokan) yang memperkuat struktur bilah. Bagian pangkalnya dilengkapi dengan tangkai besi panjang dan ramping sebagai penghubung ke gagang kayu, menandakan bahwa tombak ini dirancang untuk jangkauan serangan yang lebih jauh sekaligus tetap stabil saat digunakan.

Sejarah

Tombak Madura merupakan salah satu senjata tradisional yang telah digunakan sejak masa kerajaan-kerajaan di Pulau Madura dan sekitarnya, berfungsi sebagai alat perang, berburu, serta simbol keberanian dan kehormatan. Senjata ini biasanya dibuat oleh empu lokal dengan teknik tempa yang diwariskan secara turun-temurun, sering kali disertai nilai-nilai spiritual seperti doa atau ritual tertentu dalam proses pembuatannya. Seiring waktu, tombak tidak hanya berperan sebagai alat pertahanan diri, tetapi juga menjadi bagian dari perlengkapan adat dan pusaka keluarga yang memiliki makna simbolik dalam budaya masyarakat Madura, terutama dalam menunjukkan status sosial dan identitas kultural.

Nomor inventarisasi :

082/CA/BKL/2026

Nomor Registrasi :

030.22/002/MUS/BKL/2

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

Cagar Budaya - Benda

Klasifikasi :

Historika

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi

Cara Perolehan:

Warisan

Keaslian:

Asli

Nama Museum :

Museum Cakraningrat

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

35.26.K.04.0145

Alamat Museum:

Jl. Soekarno Hatta No.35

Galeri

Testimoni