MATA TOMBAK (T)
museum cakraningrat
Deskripsi
Mata tombak pada gambar merupakan senjata tradisional dari Pulau Madura dengan bentuk bilah yang panjang, ramping, dan meruncing tajam di ujungnya. Permukaan bilah terlihat halus namun berwarna gelap dengan bercak keabu-abuan yang menunjukkan proses oksidasi akibat usia. Bagian pangkal dilengkapi dengan leher kecil sebagai penghubung ke tangkai besi atau kayu yang panjang dan ramping, sehingga mudah dipasang sebagai satu kesatuan tombak. Secara keseluruhan, bentuknya sederhana, ringan, dan aerodinamis, mencerminkan fungsi utamanya sebagai alat tusuk yang efektif baik untuk berburu maupun pertahanan diri.
Sejarah
Mata tombak seperti ini telah digunakan oleh masyarakat Madura sejak masa lampau sebagai alat berburu dan perlindungan diri, terutama sebelum berkembangnya teknologi senjata modern. Dalam kehidupan tradisional, tombak menjadi senjata penting yang digunakan untuk menghadapi hewan buruan maupun dalam konflik antar kelompok. Selain fungsi praktis, tombak juga memiliki makna simbolik dalam budaya Madura sebagai lambang keberanian, kekuatan, dan kehormatan. Beberapa mata tombak bahkan diwariskan sebagai benda pusaka keluarga yang memiliki nilai sejarah dan spiritual. Hingga kini, mata tombak tetap dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya Pulau Madura yang mencerminkan identitas dan kearifan lokal masyarakatnya.
Nomor inventarisasi :
080/CA/BKL/2026
Nomor Registrasi :
030.20/002/MUS/BKL/2
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
Cagar Budaya - Benda
Klasifikasi :
Historika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi
Cara Perolehan:
Warisan
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
35.26.K.04.0145
Alamat Museum:
Jl. Soekarno Hatta No.35