MATA TOMBAK (S)

museum cakraningrat

Deskripsi

Mata tombak pada gambar merupakan senjata tradisional dari Pulau Madura yang memiliki bentuk bilah ramping memanjang dengan ujung sangat runcing dan tegas. Bagian sisi bilah tampak sedikit berlekuk dengan tekstur permukaan yang tidak rata, menunjukkan proses pembuatan secara tradisional oleh pandai besi. Warna logam yang gelap dengan guratan keabu-abuan menandakan adanya oksidasi serta usia yang cukup lama. Pada bagian pangkal terdapat leher kecil sebagai penghubung ke tangkai besi atau kayu, sehingga mata tombak dapat dipasang dengan kuat pada gagangnya. Bentuknya sederhana namun tajam, mencerminkan fungsi utamanya sebagai alat tusuk yang efektif

Sejarah

Mata tombak seperti ini telah digunakan sejak lama oleh masyarakat Madura sebagai alat berburu dan perlindungan diri sebelum adanya senjata modern. Dalam kehidupan tradisional, tombak menjadi salah satu senjata penting untuk menghadapi ancaman dari alam maupun konflik antar kelompok. Selain itu, dalam perkembangan budaya, tombak juga memiliki nilai simbolik sebagai lambang keberanian, kekuatan, dan kehormatan dalam masyarakat Madura. Beberapa tombak bahkan dijadikan benda pusaka yang diwariskan secara turun-temurun dalam keluarga. Hingga kini, mata tombak tetap dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya Pulau Madura yang mencerminkan identitas dan kearifan lokal masyarakatnya.

Nomor inventarisasi :

079/CA/BKL/2026

Nomor Registrasi :

030.19/002/MUS/BKL/2

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

Cagar Budaya - Benda

Klasifikasi :

Historika

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi

Cara Perolehan:

Warisan

Keaslian:

Asli

Nama Museum :

Museum Cakraningrat

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

35.26.K.04.0145

Alamat Museum:

Jl. Soekarno Hatta No.35

Galeri

Testimoni