MATA TOMBAK (R)

museum cakraningrat

Deskripsi

Mata tombak pada gambar merupakan senjata tradisional dari Pulau Madura dengan bentuk bilah yang lebih ramping dan memanjang, serta ujung yang sangat runcing untuk fungsi menusuk. Bagian sisi bilah terlihat agak berlekuk atau tidak sepenuhnya simetris, memberikan kesan dibuat secara manual oleh pandai besi tradisional. Warna logam yang gelap menunjukkan proses oksidasi atau usia yang cukup tua, sementara bagian pangkalnya memanjang seperti batang besi kecil yang digunakan untuk dipasang pada gagang kayu. Secara keseluruhan, bentuknya sederhana namun tajam dan efektif, mencerminkan fungsi praktis dalam penggunaan sehari-hari di masa lalu.

Sejarah

Mata tombak seperti ini telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Madura, terutama sebelum berkembangnya senjata modern, di mana tombak digunakan sebagai alat berburu dan perlindungan diri. Dalam konteks sejarah lokal, tombak juga kerap digunakan dalam konflik antar kelompok maupun sebagai perlengkapan dalam sistem pertahanan tradisional. Selain fungsi praktis, senjata ini memiliki nilai budaya sebagai simbol keberanian dan ketangguhan, bahkan dalam beberapa keluarga dijadikan benda pusaka yang diwariskan secara turun-temurun. Hingga kini, mata tombak tetap dipertahankan sebagai warisan budaya dari Pulau Madura yang mencerminkan kearifan lokal dan identitas masyarakatnya.

Nomor inventarisasi :

078/CA/BKL/2026

Nomor Registrasi :

030.18/002/MUS/BKL/2

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

Cagar Budaya - Benda

Klasifikasi :

Historika

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi

Cara Perolehan:

Warisan

Keaslian:

Asli

Nama Museum :

Museum Cakraningrat

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

35.26.K.04.0145

Alamat Museum:

Jl. Soekarno Hatta No.35

Galeri

Testimoni