MATA TOMBAK (I)
museum cakraningrat
Deskripsi
Mata tombak pada gambar terlihat berbentuk memanjang dan ramping dengan ujung runcing simetris yang menandakan fungsi utamanya sebagai senjata tusuk. Permukaannya berwarna abu-abu kehitaman dengan tekstur tidak rata serta pola keputihan yang tampak seperti bekas korosi atau hasil penempaan tradisional, memberikan kesan tua dan autentik. Di bagian tengah bilah terlihat sedikit penebalan yang berfungsi sebagai penguat struktur, sementara bagian pangkalnya lebih lebar sebelum menyempit dan tersambung ke tangkai melalui ikatan sederhana. Secara keseluruhan, bentuk dan kondisi mata tombak ini menunjukkan karakteristik senjata tradisional yang kemungkinan telah mengalami proses penggunaan atau penyimpanan dalam waktu lama.
Sejarah
Mata tombak seperti pada gambar memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan perkembangan senjata tradisional sejak masa Zaman Logam di Indonesia, ketika manusia mulai mengolah besi untuk membuat alat berburu dan berperang yang lebih kuat dan efektif. Dalam perkembangan selanjutnya, tombak menjadi salah satu senjata utama pada masa kerajaan seperti Kerajaan Majapahit, digunakan oleh prajurit dalam pertempuran jarak dekat maupun menengah. Selain fungsi militer, tombak juga memiliki nilai simbolik dalam budaya masyarakat, sering dijadikan pusaka atau digunakan dalam upacara adat tertentu. Teknik penempaan yang terlihat pada bilahnya mencerminkan keterampilan pandai besi tradisional yang diwariskan secara turun-temurun, menjadikan mata tombak tidak hanya sebagai alat, tetapi juga sebagai bagian dari warisan budaya.
Nomor inventarisasi :
069/CA/BKL/2026
Nomor Registrasi :
030.9/002/MUS/BKL/20
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
Cagar Budaya - Benda
Klasifikasi :
Historika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi
Cara Perolehan:
Warisan
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
35.26.K.04.0145
Alamat Museum:
Jl. Soekarno Hatta No.35