Mata Tombak (f)
museum cakraningrat
Deskripsi
Benda pada gambar tersebut merupakan mata tombak tradisional dengan bentuk bilah memanjang dan simetris serta ujung yang runcing tajam. Bagian tengah bilah terlihat sedikit menebal dan kemudian menyempit ke arah pangkal, memberikan kesan kokoh dan seimbang secara visual maupun struktur. Permukaan logam berwarna gelap dengan tekstur kasar dan tidak rata, menunjukkan proses penempaan manual yang khas pada senjata tradisional. Pada bagian bawah terdapat tangkai besi panjang (pesi) yang berfungsi sebagai penghubung dengan gagang kayu. Terlihat pula lilitan tali sederhana di bagian pangkal bilah yang kemungkinan digunakan untuk mengikat atau menandai benda sebagai bagian dari koleksi.
Sejarah
Mata tombak seperti ini merupakan bagian dari warisan senjata tradisional yang berkembang di berbagai wilayah Nusantara, termasuk di Pulau Madura. Dalam kehidupan masyarakat tradisional, tombak tidak hanya berfungsi sebagai alat berburu dan pertahanan diri, tetapi juga memiliki nilai simbolis yang berkaitan dengan keberanian, kehormatan, dan identitas sosial. Pembuatan mata tombak dilakukan oleh pandai besi dengan teknik tempa yang diwariskan secara turun-temurun, sering kali melibatkan keterampilan khusus serta nilai-nilai filosofis yang mendalam. Seiring perkembangan zaman, fungsi praktis tombak mulai berkurang dan beralih menjadi benda pusaka, koleksi, serta simbol budaya. Meskipun demikian, nilai historis dan makna budaya yang terkandung di dalamnya tetap bertahan dan menjadi bagian penting dari identitas masyarakat lokal.
Nomor inventarisasi :
092/CA/BKL/2026
Nomor Registrasi :
030.32/002/MUS/BKL/2
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
Cagar Budaya - Benda
Klasifikasi :
Historika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi
Cara Perolehan:
Warisan
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
35.26.K.04.0145
Alamat Museum:
Jl. Soekarno Hatta No.35