Mangkuk

museum budaya kota pariaman

Deskripsi

Mangkuk ini terbuat dari earthenware atau faience (tembikar halus) berlapis glasir. Menggunakan teknik cetak sablon (transfer print) untuk menghias permukaannya dengan motif floral. Terdapat gambar singa, tulisan "Petrus Regout & Co" dan "Maastricht" cap ini mengindikasikan waktu produksi hingga sekitar tahun 1899, sebelum nama berubah menjadi "De Sphinx".

Sejarah

Mangkuk ini diproduksi oleh Perusahaan Petrus Regout & Co, yang kemudian menjadi bagian dari Société Céramique dan akhirnya bergabung dalam Royal Sphinx, didirikan di Maastricht, Belanda, pada tahun 1834. Produksi mereka sangat dikenal karena massal, terjangkau, dan banyak diekspor ke berbagai penjuru dunia, termasuk Hindia Belanda. Mangkuk ini digunakan sebagai perlengkapan rumah tangga untuk menyajikan makanan atau sup, tetapi dalam konteks kolonial, benda ini juga menjadi bagian dari gaya hidup elite Eropa dan Indo-Eropa serta digunakan di instansi pemerintahan dan rumah-rumah bangsawan lokal. Mangkuk produksi Petrus Regout & Co banyak ditemukan dalam konteks arkeologi kolonial di Indonesia, sering muncul di situs-situs rumah tinggal kolonial, benteng, pelabuhan tua, atau pemukiman elite di masa Hindia Belanda.

Nomor inventarisasi :

-

Nomor Registrasi :

01

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

Bukan Cagar Budaya

Klasifikasi :

Keramologika

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

21 Jul 2025

Cara Perolehan:

Hibah

Keaslian:

Asli

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

13.77.U.05.0375

Alamat Museum:

Jalan Syekh Burhanuddin, Kelurahan Karan Aur, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, Kode Pos 25513

Galeri

Testimoni