Mangkok bertutup
museum rumah adat nan baanjuang
Deskripsi
"DESKRIPSI/URAIAN Pada umumnya benda-benda keramik yang dimiliki oleh masyarakat Minangkabau berasal dari China karena kapal-kapal dagang China banyak yang membawa keramik ini. Orang yang bisa membeli keramik ini adalah orang-orang tertentu yaitu mereka yang memiliki uang lebih atau orang kaya karena harganya yang mahal. Oleh sebab itu tidak semua masyarakat yang memiliki keramik hanya orang-orang tertentu. Benda keramik ini pada umumnya digunakan sebagai peralatan rumah tangga dan sebagai hiasan seperti piring, mangkuk, guci, vas bunga, teko, cangkir dsb. Mangkuk bertutup ini terbuat dari r kasar dibuat dengan memakai roda plarik dan dibakar dengan suhu 600° C. berbentuk bulat dinding melengkung, mulut lebar. Pada pundak terdapat 4 buah tombolan kecil. Luar dalam berglasir warna putih mengkilat, hiasan sablon warna biru motif rangkaian bunga dan geometris. Tutup berbentuk cembung terdapat tombolan pada bagian atasnya. Digunakan sebagai tempat nasi , sayur , sup, atau ramuan obat dsb.
Sejarah
DESKRIPSI/URAIAN Pada umumnya benda-benda keramik yang dimiliki oleh masyarakat Minangkabau berasal dari China karena kapal-kapal dagang China banyak yang membawa keramik ini. Orang yang bisa membeli keramik ini adalah orang-orang tertentu yaitu mereka yang memiliki uang lebih atau orang kaya karena harganya yang mahal. Oleh sebab itu tidak semua masyarakat yang memiliki keramik hanya orang-orang tertentu. Benda keramik ini pada umumnya digunakan sebagai peralatan rumah tangga dan sebagai hiasan seperti piring, mangkuk, guci, vas bunga, teko, cangkir dsb. Mangkuk bertutup ini terbuat dari r kasar dibuat dengan memakai roda plarik dan dibakar dengan suhu 600° C. berbentuk bulat dinding melengkung, mulut lebar. Pada pundak terdapat 4 buah tombolan kecil. Luar dalam berglasir warna putih mengkilat, hiasan sablon warna biru motif rangkaian bunga dan geometris. Tutup berbentuk cembung terdapat tombolan pada bagian atasnya. Digunakan sebagai tempat nasi , sayur , sup, atau ramuan obat dsb.
Nomor inventarisasi :
10.2
Nomor Registrasi :
38
Tempat Pembuatan :
Kota Bukittinggi
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Keramologika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
24 Apr 2025
Cara Perolehan:
Pembelian
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
13.75.U.05.0009
Alamat Museum:
Jl. Cindua Mato No. 10