Ketur
upt museum sang nila utama
Deskripsi
Ketur ini terbuat dari logam kuningan dengan permukaan berwarna kuning keemasan yang mengilap namun sedikit kusam karena oksidasi alami. Bentuknya membulat melebar di bagian atas dengan mulut yang lebar dan cekung ke dalam, serta memiliki kaki berbentuk cincin rendah dan melebar sebagai penopang utama. Bagian kaki, bahu, dan tepi (baik bagian dalam maupun luar) dihiasi dengan motif garis-garis horizontal yang melingkar mengelilingi permukaan. Ketur ini digunakan bersamaan dengan aktivitas mengunyah sirih-pinang, berfungsi sebagai wadah untuk menampung ludah hasil kunyahan sirih yang berwarna merah. Dalam tradisi masyarakat Melayu, benda ini biasanya diletakkan di atas meja atau di atas karpet saat upacara adat, perjamuan, atau kegiatan sosial, sebagai pelengkap perlengkapan sirih. Gaya dan bentuknya mencerminkan pengaruh kuat budaya Melayu klasik yang berkembang di kawasan Riau dan Semenanjung Melayu sekitar abad ke-19 hingga awal abad ke-20 Masehi.
Sejarah
-
Nomor inventarisasi :
03.58
Nomor Registrasi :
145
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Etnografika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
12 Mar 1980
Cara Perolehan:
Imbalan Jasa
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
14.71.U.03.0012
Alamat Museum:
Jl. Jenderal Sudirman No. 194