Kalung
museum rumah adat nan baanjuang
Deskripsi
Dalam berbagai upacara adat di minangkabau baik kaun perempuan dan kaum laki-laki memakai pakaian adat dan dilengkapi dengan acesories/atribut-atribut lainnya.. Pemakaian acesories perempuan lebih semarak dibandingkan dengan kaum laki-laki. Salah satu bentuk perhiasan tersebut adalah kalung. Kalung ini terbuat dari tembaga warna kuning keemasan karena disepuh air emas. Bagian atas motif daun sebanyak 3 buah sisi kiri dan 3 buah sisi kanan dengan ukuran besar, sedang dan kecil dirangkai dengan rantai. Kemudian bagian bawah membentuk rangkaian sebuah bunga dari gabungan kepingan motif daun tersebut dengan ukuran berbeda-beda 3 sisi kiri dan 3 sisi kanan dan 1 ukuran kecil ditengahnya digabungkan satu sama lainnya sehingga berbentuk untaian sebuah kalung yang bagian ujung dari ke tujuh gabungan kepingan motif dun ini diberi mainan. Bagian atas disambung dengan rantai untuk memudahkan memakainya sewaktu digunakan. Dipakai oleh pengantin maupun bundo kanduang di minangkabau pada waktu upacara adat.
Sejarah
Dalam berbagai upacara adat di minangkabau baik kaun perempuan dan kaum laki-laki memakai pakaian adat dan dilengkapi dengan acesories/atribut-atribut lainnya.. Pemakaian acesories perempuan lebih semarak dibandingkan dengan kaum laki-laki. Salah satu bentuk perhiasan tersebut adalah kalung. Kalung ini terbuat dari tembaga warna kuning keemasan karena disepuh air emas. Bagian atas motif daun sebanyak 3 buah sisi kiri dan 3 buah sisi kanan dengan ukuran besar, sedang dan kecil dirangkai dengan rantai. Kemudian bagian bawah membentuk rangkaian sebuah bunga dari gabungan kepingan motif daun tersebut dengan ukuran berbeda-beda 3 sisi kiri dan 3 sisi kanan dan 1 ukuran kecil ditengahnya digabungkan satu sama lainnya sehingga berbentuk untaian sebuah kalung yang bagian ujung dari ke tujuh gabungan kepingan motif dun ini diberi mainan. Bagian atas disambung dengan rantai untuk memudahkan memakainya sewaktu digunakan. Dipakai oleh pengantin maupun bundo kanduang di minangkabau pada waktu upacara adat.
Nomor inventarisasi :
03.137
Nomor Registrasi :
206
Tempat Pembuatan :
Kota Bukittinggi
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Etnografika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
24 Apr 2025
Cara Perolehan:
Pembelian
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
13.75.U.05.0009
Alamat Museum:
Jl. Cindua Mato No. 10