Guci

upt museum sang nila utama

Deskripsi

Guci ini terbuat dari tanah liat yang dilapisi glasir porselin berwarna merah tua dengan bentuk tubuh bujur telur (oval) dan bagian mulut tebal melingkar. Pada bagian pundak terdapat empat kuping berbentuk menyerupai telinga gajah, yang secara simbolis melambangkan kekuasaan atau kehormatan kerajaan. Di bagian leher guci terdapat satu garis melingkar yang berfungsi sebagai hiasan sederhana sekaligus penanda batas antara leher dan badan guci. Permukaannya memperlihatkan tekstur yang sedikit tidak rata, hasil dari proses pembentukan manual dan pembakaran suhu sedang. Guci ini digunakan sebagai wadah serbaguna dalam rumah tangga, terutama untuk menyimpan air minum yang akan dimasak atau air untuk mencuci kaki sebelum naik ke rumah. Berdasarkan bentuk, warna, dan teknik pembuatannya, guci ini diperkirakan berasal dari produksi lokal Asia Tenggara, kemungkinan abad ke-18 hingga ke-19 Masehi

Sejarah

-

Nomor inventarisasi :

08.50

Nomor Registrasi :

132

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

Bukan Cagar Budaya

Klasifikasi :

Keramologika

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

13 Oct 1977

Cara Perolehan:

Imbalan Jasa

Keaslian:

Asli

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

14.71.U.03.0012

Alamat Museum:

Jl. Jenderal Sudirman No. 194

Galeri

Testimoni