Guci
upt museum sang nila utama dan taman budaya
Deskripsi
Guci ini terbuat dari tanah liat yang dilapisi glasir berwarna kuning kecoklatan dengan permukaan bertekstur alami hasil pembakaran pada suhu tinggi. Bentuknya cembung membulat dengan leher pendek dan bukaan mulut yang lebih sempit dibandingkan bagian badan, serta bibir mulut membalik ke luar. Bagian alas kecil, datar, dan tidak berglasir, menunjukkan teknik pembakaran tradisional yang memungkinkan bagian dasar tidak menempel pada tungku. Pada bagian pundak guci terdapat empat kuping berbentuk kepala singa (fu dog) yang dibuat dengan teknik tempel (appliqué). Masing-masing kepala singa memiliki lubang kecil di sisi kiri dan kanannya yang berfungsi sebagai tempat mengikat tali atau pegangan. Permukaan guci memperlihatkan kilap tidak merata dengan bercak-bercak oksidasi alami, khas glasir tradisional dari masa Dinasti Qing (abad ke-17 – 20 Masehi). Guci ini digunakan sebagai wadah penyimpanan bahan cair atau kering.
Sejarah
-
Nomor inventarisasi :
08.14
Nomor Registrasi :
32
Tempat Pembuatan :
Cina
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Keramologika
Kondisi Koleksi :
Utuh
Tanggal Registrasi:
21 Sep 1977
Cara Perolehan:
Pembelian
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
14.71.U.03.0012
Alamat Museum:
Jl. Jenderal Sudirman No. 194