Guci

upt museum sang nila utama dan taman budaya

Deskripsi

Terbuat dari tanah liat kaolin yang dilapisi glasir putih kebiruan (porselin stoneware). Memiliki badan berbentuk bulat dengan pundak lebar, leher pendek, serta lingkar mulut yang lebih kecil dari bagian badan. Permukaannya dihias dengan teknik lukis bawah glasir menggunakan warna biru kobalt dan sedikit sentuhan hijau zaitun. Pada bagian pundak terdapat tiga tonjolan berbentuk anjing penjaga (fu dog) yang berfungsi sebagai hiasan dekoratif. Tutup guci berbentuk kubah cembung dengan pegangan berupa figurin anjing penjaga (fu dog), simbol pelindung dalam tradisi Tionghoa. Permukaan guci dipenuhi dengan ornamen bermotif flora dan sulur-suluran yang tersusun rapat membentuk pola medalion dan panel geometris. Pola hias utama pada badan menampilkan motif bunga plum dan daun teratai, sedangkan bagian bahu serta tutupnya dihiasi motif awan dan bunga teratai. Teknik lukis dan penggunaan warna biru-putih memperlihatkan pengaruh keramik Tiongkok masa Dinasti Ming (abad ke-14–17 Masehi). Guci ini digunakan sebagai wadah penyimpanan bahan dapur seperti bumbu atau rempah-rempah.

Sejarah

-

Nomor inventarisasi :

08.10

Nomor Registrasi :

22

Tempat Pembuatan :

Cina

Status Cagar Budaya :

Bukan Cagar Budaya

Klasifikasi :

Keramologika

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

20 Sep 1977

Cara Perolehan:

Pembelian

Keaslian:

Asli

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

14.71.U.03.0012

Alamat Museum:

Jl. Jenderal Sudirman No. 194

Galeri

Testimoni