Fragmen Mandibula Stegodon trigonocephalus
museum situs semedo
Deskripsi
Merupakan fragmen korpus rahang bawah (mandibula) sebelah kiri dari Stegodon trigonochepalus yang terfosilisasi dengan baik dan mengonservasi dua gigi molar. Molar pertama telah patah dan hanya menyisakan setenagh bagian dengan tingkat atriasi yang signifikan akibat aktivitas mengunyah yang intensif. Molar kedua sudah muncul dan berjumlah sembilan lamella dengan jejak atriasi pada lima lamella mesial, sedangkan sisanya masih utuh. Konkresi sedimen tampak mengisi celah-celah lamella serta tampak adanya beberapa retakan pada sisi buccal. Pada bagian dalam mandibula terlihat adanya molar yang belum tumbuh namun sudah patah.
Sejarah
Stegodon trigonocephalus merupakan jenis gajah purba yang mendominasi temuan ordo Proboscidea di Kawasan Semedo. S. trigonocephalus, bersama dengan S. pygmy, adalah jenis gajah endemik Pulau Jawa. Keberadaan gajah S. trigonocephalus merupakan penanda penting rekonstruksi paleoekologi khususnya di Kawasan Semedo, mengingat diet utama fauna ini adalah capuran tumbuhan hutan terbuka dan rerumputan padang sabana, dengan kondisi iklim yang lebih dingin dibandingkan akhir periode Plestosen
Nomor inventarisasi :
164.1.1.INV.SMD.2024
Nomor Registrasi :
164.REG.SMD.2024
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Arkeologika
Kondisi Koleksi :
Tidak Utuh
Tanggal Registrasi:
7 Aug 2024
Cara Perolehan:
Hasil Penemuan
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
33.28.K.01.0293
Alamat Museum:
RT 4/ RW 2, Desa Semedo