Fragmen Gading Stegodon
museum situs semedo
Deskripsi
Koleksi merupakan insicivus (gading) dari Stegodon yang kondisinya sudah fragmentaris. Permukaan koleksi didominasi oleh warna abu-abu kecoklatan. Koleksi terdiri dari dua fragmen gading yang kemudian diberi identitas nomor 166A dan 166B. Baik pada koleksi 166A maupun 166B terlihat adanya bekas penyambungan. Pada koleksi nomor 166A terdapat empat bekas penyambungan yang sudah diberi kamuflase, sedangkan pada koleksi nomor 166B terdapat enam bekas penyambungan. Penyambungan pada koleksi nomor 1668 masih dapat diamati dengan jelas dikarenakan retakannya cukup lebar dan tidak seluruhnya diisi dengan kamuflan. Pada permukaan koleksi terdapat adanya sedimen yang menempel pada beberapa bagian.
Sejarah
Temuan fosil gading gajah yang relatif “utuh” ini cukup langka dan istimewa, mengingat karakter temuan fosil dari Kawasan Cagar Budaya Semedo umumnya sangat fragmentaris. Karakter morfologis yang dapat diamati dari gading yang masih lengkap memudahkan identifikasi sebagai Stegodon sp., sehingga menguatkan eksistensi jenis gajah purba terbesar yang pernah ditemukan di Semedo. Keberadaan fosil ini semakin menguatkan bahwa pada 1,5 – 0,9 juta tahun yang lalu, Semedo pernah berevolusi menjadi kawasan hutan terbuka dan padang sabana, sebagaimana habitat utama Stegodon sp., sekaligus menjadi data ekofaktual yang mendukung kehidupan bersama manusia purba yang telah diketahui kehadirannya di situs ini.
Nomor inventarisasi :
166.1.1.INV.SMD.2024
Nomor Registrasi :
166.REG.SMD.2024
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Arkeologika
Kondisi Koleksi :
Tidak Utuh
Tanggal Registrasi:
29 Aug 2024
Cara Perolehan:
Hibah
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
33.28.K.01.0293
Alamat Museum:
RT 4/ RW 2, Desa Semedo