Fr. Prasasti Sindok (Terbalik)

museum airlangga (gedung i dan gedung ii)

Deskripsi

Fragmen Prasasti ini berbentuk balok persegi berbahan batu andesit, dengan ukiran aksara yang terlihat pada tiga sisi. Aksara yang digunakan adalah aksara Jawa Kuno berukuran sekitar 1,8 cm, meskipun peletakan batu prasasti kini dalam kondisi terbalik. Prasasti ditulis dalam bahasa Sanskerta. Secara etimologis, kata prasasti berarti “pujian”, namun dalam perkembangannya istilah ini dipahami sebagai “piagam, maklumat, surat keputusan, undang-undang, atau tulisan”. Di kalangan arkeolog, prasasti disebut inskripsi, sedangkan masyarakat awam sering menyebutnya batu bertulis atau batu bersurat. Meskipun berarti “pujian”, tidak semua prasasti berisi sanjungan kepada raja. Sebagian besar prasasti justru memuat keputusan mengenai penetapan sebuah desa atau daerah menjadi sima atau daerah perdikan. Sima adalah tanah yang dianugerahkan oleh raja atau penguasa kepada masyarakat yang dianggap berjasa. Karena itu, keberadaan tanah sima selalu berada di bawah perlindungan kerajaan.

Sejarah

-

Nomor inventarisasi :

51/AR/BT/AN/24

Nomor Registrasi :

141/KDR/1996

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

-

Klasifikasi :

-

Kondisi Koleksi :

-

Tanggal Registrasi:

$koleksi['Profile'][0]->tgl_registrasi

Cara Perolehan:

-

Keaslian:

-

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

35.71.U.05.0059

Alamat Museum:

Jl. Selomangleng No. 1

Galeri

Testimoni