Fr. Fibula Dextra Proboscidea
museum manusia purba sangiran klaster ngebung
Deskripsi
Temuan ini merupakan pecahan fibula atau tulang betis dari ordo Proboscidea. Proboscidea merupakan ordo yang melingkupi beberapa famili yang sudah punah serta satu famili yang masih hidup, yaitu Elephantidae. Elephantidae sendiri adalah keluarga dari gajah dan mamut, yang merupakan mamalia darat yang besar dengan belalai dan gading. Fibula ini hanya menampilkan bagian distal yang menempel pada sendi penghubung dengan telapak kaki. Bagian yang dapat diidentifikasi diantaranya pada bagian distal yang menampakkan maleollar fossa serta facies articularis malleoli lateralis yang merupakan salah satu titik tempat melekatnya ligamen dan terhubung dengan sendi. Lateral maleollus pada tulang ini tidak terlihat dengan jelas, tak ada pula ujung dari malleolus-nya. Terdapat keretakan serta bagian yang terkikis dan tercongkel dari fibula. Fosil memiliki warna 5Y 3/2 coklat keabuan, 5Y 7/2 abu kekuningan, serta 10 YR 5/4 coklat kemerahan sedang jika didasarkan pada Munsell Geological Rock-Color Chart. Sebelumnya, fosil ini ditemukan non-insitu pada sedimen gampingan di Ngebung, Sragen.
Sejarah
Koleksi ditemukan oleh Haryono di Ngebung, Sragen pada sedimen pasir halus, tanggal 5 April 2018. Kondisi awal temuan kuat, terdapat matriks konkresi, karbonatan serta polutan debu.
Nomor inventarisasi :
4123/ELP/BPSMPS/2022
Nomor Registrasi :
10401
Tempat Pembuatan :
-
Status Cagar Budaya :
Bukan Cagar Budaya
Klasifikasi :
Geologika
Kondisi Koleksi :
Tidak Utuh
Tanggal Registrasi:
3 Nov 2024
Cara Perolehan:
Imbalan Jasa
Keaslian:
Asli
Nama Museum :
Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:
33.14.K.01.0312
Alamat Museum:
DUKUH NGEBUNG