Diorama kelas kesatrian institut

museum pendidikan nasional

Deskripsi

Diorama kelas Ksatriaan Institut, koleksi Bung Karno sedang mengajar di sekolah Ksatriaan Institut, Bung Karno adalah salah satu tokoh pejuang Pergerakan Nasional yang tidak mau kerjasama dengan Pemerintah Kolonial Belanda. Bung Karno mendapat tawaran jadi guru di sekolah Ksatriaan Institut oleh E.F.E Douwes Dekker/Danudirdja Setiabudi yang pada waktu itu menjadi pimpinan sekolahnya. Bung Karno mengajar sejarah, dengan gaya retorika yang membakar semangat Nasionalisme Kebangsaan. Bung Karno banyak disukai dan dikagumi oleh murid-muridnya, karena Bung Karno bisa mengunggah semangat Nasionalisme Kebangsaaan anak muridnya. Dianggap sebagai propokator Nasionalisme Indonesia sehingga dapat membahayakan bagi Pemerintahan Kolonial Belanda, Bung Karno diberhentikan jadi guru sejarahnya.

Sejarah

Ksatriaan Institut didirikan oleh E.F.E Douwes Dekker (Danudirdja Setiabudi) di Bandung pada tahun 1924. Sekolah ini merupakan sebuah lembaga swasta yang bertujuan untuk memberikan pendidikan yang membebaskan murid dari pengaruh agama dan ketatanegaraan, serta menekankan harga diri dan kemajuan tanah air menerima murid dari berbagai latar belakang termasuk pribumi, tionghoa dan Indo-Eropa. Setelah E.F.E Douwes Dekker ditangkap dan diasingkan oleh Belanda pada tahun 1941, Ksatriaan Institut tidak lagi dikelolanya dan akhirnya berubah menjadi SMPN 1 Bandung pada tahun 1950.

Nomor inventarisasi :

01.R.0063

Nomor Registrasi :

0247

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

Bukan Cagar Budaya

Klasifikasi :

Seni Rupa

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

1 Mar 2016

Cara Perolehan:

Imbalan Jasa

Keaslian:

Replika

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

32.73.K.01.0233

Alamat Museum:

Jalan Dr. Setiabudhi No.229

Galeri

Testimoni