Cangkir dan Tadah Gelas

museum rumah adat nan baanjuang

Deskripsi

DESKRIPSI/URAIAN Keramik termasuk benda berharga pada masa lalu tidak semua orang dapat memilikinya tentu orang yang kaya yang dapat membelinya seperti golongan bangsawan, para demang, lareh, guru dsb. Mereka membeli pecahbelah baik dari keramik maupun kristal untuk keperluan rumah tangganya seperti piring, guci, teko, mangkuk, galeta, tempat minum teh dsb. Benda ini ada yang berasal dari China, Eropa dan Jepang. Salah satunya adalah tempat minum teh ini berasal dari Jepang dan termasuk baru. Tempat minum ini terdiri dari cangkir dan piringnya/tadah. Piring kecil atau tadah cangkir ini terbuat dari tanah liat merah berbentuk bundar ceper , dinding agak melengkung dibuat dengan memakai roda plarik dan dibakar dengan suhu 600° C. Bagian pinggir piring berwarna krem terdapat motif daun disablon selebihnya berwarna coklat. Glasir mengkilat. Sedangkan cangkir tingginya 5,5 cm dengan diameter mulut 13 cm. Pada salah satu sisi luar terdapat tangkai sebagai pegangan. Dinding luar cangkir bagian bawah berwarna krem dengan motif rangkain daun selebihnya berwarna coklat. Digunakan sebagai tempat air minum teh atau kopi di rumah tangga atau untuk tamu.

Sejarah

DESKRIPSI/URAIAN Keramik termasuk benda berharga pada masa lalu tidak semua orang dapat memilikinya tentu orang yang kaya yang dapat membelinya seperti golongan bangsawan, para demang, lareh, guru dsb. Mereka membeli pecahbelah baik dari keramik maupun kristal untuk keperluan rumah tangganya seperti piring, guci, teko, mangkuk, galeta, tempat minum teh dsb. Benda ini ada yang berasal dari China, Eropa dan Jepang. Salah satunya adalah tempat minum teh ini berasal dari Jepang dan termasuk baru. Tempat minum ini terdiri dari cangkir dan piringnya/tadah. Piring kecil atau tadah cangkir ini terbuat dari tanah liat merah berbentuk bundar ceper , dinding agak melengkung dibuat dengan memakai roda plarik dan dibakar dengan suhu 600° C. Bagian pinggir piring berwarna krem terdapat motif daun disablon selebihnya berwarna coklat. Glasir mengkilat. Sedangkan cangkir tingginya 5,5 cm dengan diameter mulut 13 cm. Pada salah satu sisi luar terdapat tangkai sebagai pegangan. Dinding luar cangkir bagian bawah berwarna krem dengan motif rangkain daun selebihnya berwarna coklat. Digunakan sebagai tempat air minum teh atau kopi di rumah tangga atau untuk tamu.

Nomor inventarisasi :

10.04

Nomor Registrasi :

40

Tempat Pembuatan :

Kota Bukittinggi

Status Cagar Budaya :

Bukan Cagar Budaya

Klasifikasi :

Keramologika

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

24 Apr 2025

Cara Perolehan:

-

Keaslian:

Asli

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

13.75.U.05.0009

Alamat Museum:

Jl. Cindua Mato No. 10

Galeri

Testimoni