Badge Batalyon Infantri 10 "Gadjah Merah", lambang gajah ke kanan

monumen perjuangan rakyat jawa barat

Deskripsi

Filosofi dan Makna Lambang Gajah Merah (Gadjah Merah): Dipilih sebagai simbol karena batalyon ini diorganisasi dan dihimpun kembali di wilayah Thailand (Siam)—negara yang sangat identik dengan gajah. Warna merah menyimbolkan keberanian, amarah, dan tekad baja para anggotanya yang bangkit kembali setelah menderita di kamp tawanan perang Jepang. Posisi Menyerang: Melambangkan kesiapan tempur yang agresif. Pasukan ini difungsikan oleh NICA/Belanda untuk melakukan penetrasi cepat dalam merebut kembali wilayah-wilayah strategis di Indonesia selama masa Perang Kemerdekaan (seperti pendaratan di Sanur, Bali pada Maret 1946 dan pertempuran sengit di Palembang pada awal 1947).

Sejarah

Batalyon Infanteri 10 "Gadjah Merah" (sering juga ditulis Gajah Merah), satuan ini bukanlah bagian dari TNI (Tentara Nasional Indonesia), melainkan salah satu satuan militer legendaris milik KNIL (Koninklijk Nederlandsch-Indische Leger) atau Angkatan Perang Kolonial Hindia Belanda yang aktif selama masa Perang Kemerdekaan Indonesia (1945–1949). Lambang dan nama "Gadjah Merah" (Rode Olifant) lahir saat Perang Dunia II berkecamuk di Asia. Ketika Jepang berhasil menduduki Hindia Belanda pada tahun 1942, banyak tentara KNIL yang ditangkap dan dijadikan tawanan perang (POW). Sebagian dari mereka dikirim oleh Jepang ke Ceylon (sekarang Sri Lanka) dan India untuk kerja paksa. Setelah Jepang menyerah pada tahun 1945, pihak sekutu dan sisa-sisa militer Belanda mengumpulkan kembali para tawanan perang ini di wilayah Asia Selatan. Di Ceylon, mereka diorganisasi kembali di bawah komando Sekutu (SEAC) untuk membentuk pasukan yang akan dikirim kembali menduduki Indonesia. Karena wilayah tugas awal mereka dekat dengan habitat gajah di Asia Selatan, satuan ini mengadopsi logo Gajah Merah berlatar lingkaran hitam dan resmi menjadi Batalyon Infanteri X KNIL.

Nomor inventarisasi :

B.005.8.56-57

Nomor Registrasi :

15.2.13.59

Tempat Pembuatan :

-

Status Cagar Budaya :

Bukan Cagar Budaya

Klasifikasi :

Historika

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

24 Jun 2024

Cara Perolehan:

Hibah

Keaslian:

Replika

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

32.73.K.03.0031

Alamat Museum:

Jalan Dipati Ukur No. 48, Lebak Gede, Coblong, Bandung, Jawa Barat

Galeri

Testimoni