Alat Penumbuk

museum bio farma

Deskripsi

Alat penumbuk obat digunakan dalam proses tradisional pembuatan dan peracikan obat. Mortar (wadah mangkuk) berfungsi sebagai tempat menumbuk, sementara pestle (alat penumbuk berbentuk batang) digunakan untuk menghancurkan, mencampur, dan menghaluskan bahan obat hingga menjadi serbuk atau pasta.

Sejarah

Pada masa awal berdirinya Bio Farma di tahun 1890 sebagai "Parc Vaccinogène", peralatan manual seperti mortars and pestles menjadi instrumen utama dalam laboratorium untuk mempersiapkan bahan vaksin maupun obat. Penggunaan alat sederhana ini mencerminkan metode farmasi tradisional sebelum hadirnya teknologi modern dan mesin otomatis. Koleksi ini memiliki nilai penting karena menjadi saksi sejarah perjalanan Bio Farma dari laboratorium berskala kecil dengan peralatan manual menuju perusahaan biofarmasi modern berstandar internasional. Mortars and pestles menggambarkan dedikasi para tenaga farmasi dan ilmuwan Bio Farma dalam menghasilkan produk kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, meskipun dengan keterbatasan alat di masa lalu.

Nomor inventarisasi :

MBF/2024/021

Nomor Registrasi :

REG-ALT/2024/04

Tempat Pembuatan :

Bandung, Indonesia

Status Cagar Budaya :

Bukan Cagar Budaya

Klasifikasi :

Seni Kria

Kondisi Koleksi :

Utuh

Tanggal Registrasi:

1 Apr 2024

Cara Perolehan:

Pembelian

Keaslian:

Asli

Nama Museum :

Museum Bio Farma

Nomor Pendaftaran Nasional Musuem:

32.73.K.01.0231

Alamat Museum:

Jl. Pasteur No. 28

Galeri

Testimoni